Alasan yang kedua adalah bebasnya memilih nama domain. Selain domain my.id ini, saya sebenarnya memiliki banyak domain lainnya yang hingga saat ini masih aktif.Sebenarnya, keseluruhan domain itu saya pilih berdasarkan SEO. Tetapi, nyatanya sulit sekali menemukan nama yang cocok bila menggunakan ekstensi domain yang umum seperti .com.
Bahkan, dibeberapa kata, saya kesulitan untuk mencari domain .id (walaupun domain .id masih jarang digunakan orang).
Saya membutuhkan waktu 2-4 hari untuk memutuskan nama domain yang akan dipilih bila itu berekstensi .com, dan itu membuang banyak waktu saya.
Mengapa membuang banyak waktu?
Karena, setelah menganalisa lebih mendalam, bahwa nama domain yang saya gunakan itu terkesan umum dan memang kebanyakan orang menganggap SEO Human Friendly. Tetapi, saya kesulitan untuk membuatnya mendatangkan visitor (walau tidak hanya terbatas pada domain saja).
Terlepas dari onpage SEO yang sudah diterapkan, nyatanya pengunjung blog saya tidak juga muncul. Akhirnya, saya memutuskan untuk mengabaikan persoalan ini, dan beralih ke anggapan bahwa mereka memperhatikan tentang Lokal SEO.
Itu semua masuk akal.
Pada kehidupan mendatang, saya yakin Google memberkan hal yang lebih baik lagi untuk Lokal SEO.
Dalam sebuah pencarian, bila diperhatikan, anda akan melihat sebuah informasi tentang keberadaan akurat sebuah pengguna.
Biasanya, ini terlihat di bagian bawah dari halaman pencarian Google.
Saya coba telusuri tentang hal itu. Dan nyatanya, saya menemukan jawaban sementara untuk itu.
Lokasi saya berubah ketika saya berkunjung di tempat lain, lalu menggunakan pencarian Google.
alasan-memilih-domain-my-id-seo
Ini memberi arti, bahwa Google begitu akurat untuk halaman mereka. Jadi, fenomena ini mendukung opini saya bahwa di masa mendatang, Google akan memperhatikan tentang geo sebuah website blog. Tentu saja, hal ini akan meningkatkan SEO blog untuk kategori Lokal SEO.Bebas memilih nama, dikatakan demikian karena saya lebih leluasa saat mencari sebuah nama yang cocok untuk blog saya. Nyatanya, saya mencoba mencari satu kata yang menurut saya menarik.
Sewaktu itu, saya mencari nama tentang pendidik, maka muncul pendidik.my.id. dan itu bisa didaftarkan. Saya pikir saya beruntung. Tanpa berpikir panjang, saya langsung membeli dan menggunakannya di halaman blog saya.
Saya juga pernah mencoba untuk pilihan kata lainnya. Masih banyak sekali kata yang dapat digunakan. Mengingat bahwa penggunaan nama domain ini terus meningkat, saya khawatir semakin jauh, maka domain ini semakin banyak pembeli dan semakin sedikit kesempatan untuk memilih nama yang cocok.
Tunggu apa lagi, segeralah memilih dan membelinya.
Harga Yang Murah
Saya yakin, bahwa ini adalah pembahasan yang paling dinanti-nanti. Setiap orang memang boleh mengatakan apa saja, karena mahal atau murahnya sesuatu itu relatif, sesuai dengan kebutuhan seseorang yang pada dasarnya berbeda-beda.
Tetapi, saya ingin mengajak untuk berbicara hal yang umum.
Domain biasanya dibandrol dengan harga di atas Rp. 100.000. Bahkan, ada yang dihargai sebesar Rp. 400.000.
Sementara, untuk tahun dimana artikel ini dipublikasikan, harga domain my.id hanya sebesar Rp. 10.000 per tahunnya.
Bila dibandingkan dengan harga rata-rata itu, maka domain my.id ini tergolong murah, bahkan sangat murah.
Sebagai catatan, ini bukanlah harga promo. Ini harga pertahun. Tidak ada alasan lain selain untuk mengabaikan hal ini. Maka saya memutuskan untuk mencobanya.
Sembari memperbaiki blog, saya pun semakin bersemangat dengan domain ini. Tentu saja saya tidak memikirkan persoalan berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk domain setiap tahunnya.
Ketiga jabaran di atas, merupakan alasan memilih domain my.id yang saya alami. Mungkin hal ini berbeda bagi setiap orang, bisa saja lebih banyak atau bisa juga lebih sedikit. Namun, dari ketiga jabaran itu, mungkin dapat menginspirasi pembaca sebagai dasar dalam membeli domain my.id ini.
Comments